Komunikasi Data dan Jaringan Komputer

Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat seperti komputer, laptop, printer dan alat komunikasi lain) dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data yang terhubung dalam sebuah jaringan baik lokal maupun yang luas, seperti internet. Dari uraian tersebut maka terdapat komponen – komponen pada suatu sistem komunikasi data, yaitu :
1. Data
Yaitu informasi yang akan dipindahkan. Agar data ini bisa dipindahkan maka data harus diolah sehingga dapat melewati media transmisi dengan baik dan dapat dimengerti oleh penerima. Data ini bisa berupa audio, video, dokumen dll.

  1. Pengirim (Tranceiver)
    Pihak yang mengirimkan informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal, dll. Tugasnya adalah membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi.
  2. Media Transmisi
    Media yang digunakan untuk menyalurkan (mengirimkan) ketempat tujuan (penerima), misalnya saluran fisik (kabel), udara dan cahaya.
  3. Penerima (Receiver)
    Pihak yang menerima informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal, dll. Tugasnya adalah menerima berita atau informasi yang dikirimkan oleh pengirim berita.
  4. Protokol
    Yaitu sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.

Komunikasi data merupakan gabungan 2 macam teknik, yaitu : teknik telekomunikasi & teknik pengolahan data. Teknik telekomunikasi adalah semua kegiatan yg berhubungan dg penyampaian informasi, sedangkan teknik pengolahan data adalah semua kegiatan yg berhubungan dg manipulasi atau pengolahan data, spt : entry, edit, delete, searching, dll.
Pada dasarnya dlm dunia elektronika dikenal 2 sinyal listrik, yaitu :

  1. Sinyal Analog
    Sinyal yg sifatnya spt gelombang sinusoidal, jadi dpt dikatakan sinyalnya selalu sambung menyambung (kontinyu) atau tdk ada perubahan yg tiba-tiba antara bagian-bagian sinyal tsb.
    Karena suatu sinyal analog merupakan sebuah gelombang sinusiodal maka sinyal ini mempunyai variabel-variabel sebagai berikut :
    • Amplitudo yaitu tinggi rendahnya gelombang.
    • Frekuensi yaitu jumlah / banyaknya gelombang tiap detik.
    • Periode yaitu waktu yang dibutuhkan untuk membentuk sebuah gelombang.
    • Panjang gelombang yaitu panjang satu gelombang.
    • Phase yaitu besarnya sudut yang dibentuk oleh gelombang pada saat tertentu.
  2. Sinyal Digital
    Sinyal yg sifatnya seperti pulsa, jadi dpt dikatakan sinyal tsb terputus – putus atau terjadi perubahan yg tiba-tiba antara bagian sinyal tsb. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit.
    Berdasarkan cara penyampaian informasinya, bentuk komunikasi terbagai atas 2 macam, yaitu
  3. Komuniksi dari titik ke titik (point to point communications)
    Informasi yg disampaikan oleh pengirim hanya diberikan kpd 1 penerima saja. Contohnya : telepon, telex, faxcimile, pager
  4. Komuniksi dari 1 titik ke segala arah (broadcast communications)
    Informasi yg disampaikan oleh pengirim dpt diterima oleh siapa saja yg membutuhkan informasi tersebut. Contohnya : komunikasi siaran radio dan televise

 

Penggunaan secara umum komunikasi data digolongkan dlm beberapa bidang, yaitu

o    Bidang pengumpulan data (Data collection)
Data dikumpulkan dari beberapa tempat (Remote station), disimpan dlm memori & pd waktu   tertentu data tsb akan diolah.

Contoh : Aplikasi sistem inventory, penggajian, dll

o   Bidang tanya jawab (Inquiry dan Respone)

Pemakai dpt mengakses langsung ke program atau file. Data yg dikirimkan ke sistem komputer ini    langsung diproses & hasilnya segera dpt diberikan

o   Bidang Storage dan Retrieval
Data yg sebelumnya telah disimpan dlm komputer dpt diambil sewaktu2 oleh pihak yg berkepentingan.
Contoh : Aplikasi Messege Switching dan Electronic Mail, spt pengiriman surat, dokumen atau memo secara elektronik

o   Time Sharing
Sejumlah pemakai dpt mengerjakan proyek bersama.
Contoh : Aplikasi pemakaian sistem komputer bersama2 utk pengembangan software, perhitungan rekayasa, pengolahan kata, CAD (Computer Aid Design), dll

o   Bidang Remote Job Entry
Remote job terminal mengirimkan program atau data (teks) untuk disimpan ke komputer pusat tempat data diproses.
Contoh : Aplikasi yg menggunakan peralatan pendukung sistem komputer yg terdapat pd tempat yg jauh.

o   Bidang Real Time Data Processing & Process Control
Hasil proses dikehendaki dlm waktu yg sesuai dg kepentingan proses tsb (real time).
Contoh : Aplikasi pengaturan peralatan industri, sistem kendali proses, sistem telekomunikasi, dll.

o   Bidang Pertukaran Data Antar Komputer
Pertukaran data berupa program, file, dll

untuk lebih lengkapnya, file dapat diunduh di link berikut
KOMUNIKASI DATA dan Jaringan Komputer

Makalah Pendidikan Pancasila

 

PENDIDIKAN PANCASILA

Featured image

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, semoga rahmat dan keselamatan dilimpahkan kepada nabi Muhammad SAW, para sahabat dan seluruh umatnya. Rasa syukur itu dapat kita wujudakan dengan cara memelihara lingkungan dan mengasah akal budi untuk memanfaatkan karunia Allah SWT itu dengan sebaik-baiaknya. Jadi, rasa syukur itu harus senantiasa kita wujudakan dengan rajin belajar dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan cara itu, kita akan menjadi generasi bangsa yang tangguh, berbobot serta pintar.

Bertolak dari hal diatas, kami berusaha sebaik mungkin menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya . Usaha kami itu ialah ingin mengembangkan ilmu pengetahuan dengan cara mempelajari makalah ini yang berjudul “PENDIDIKAN PANCASILA”.

Segala usaha telah kami lakukan untuk menyelesaikan makalah ini. Namun dalam usaha yang maksimal tentu masih terdapat kekurangan. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak dalam penyempurnaan makalah ini.

Makassar, 28 Oktober 2014

Penulis

 

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL…………………………………………………………………..       1

KATA PENGANTAR………………………………………………………………..         2

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………       3

BAB I. PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG………………………………………………………. 4
  2. RUMUSAN MASALAH………………………………………………….. 4

BAB II. PEMBAHASAN

  1. Pentingnya Pendidikan Pancasila Pada Perguruan Tinggi……….. 5
  2. Tujuan Pendidikan Pancasila………………………………………………. 6
  3. Kajian Pancasila………………………………………………………………… 6
  4. Landasan Pendidikan Pancasila…………………………………………… 7
  5. Kedudukan Dan Fungsi Pancasila……………………………………….. 9
  6. Fungsi-Fungsi Pancasila Dalam Negara RI…………………………… 11
  7. Pancasila Sistem Filsafat Bangsa Indonesia………………………….. 12

BAB III. PENUTUP

  1. KESIMPULAN………………………………………………………………… 15
  2. SARAN…………………………………………………………………………… 15

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………       16


 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Pancasila adalah dasar Negara Republik Indonesia yang diresmikan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Dalam sejarah eksistensi Pancasila sebagai dasar filsafat Negara Republik Indonesia mengalami berbagai macam interpretasi dan manipulasi politik sesuai dengan kepentingan penguasa demi kokoh dan tegaknya kekuasaan yang berlindung dibalik legitimasi ideologi Negara Pancasila.

Tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi adalah agar mahasiswa mampu :

  1. Memahami, menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya dan konsisten dengan cita-cita yang digariskan dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945.
  2. Menghayatii filsafat dan tata nilai filsafat Pancasila, sehingga menjiwai tingkah lakunya selaku warga negara Republik Indonesia.
  3. Menjadi warganegara yang memiliki kesadaran kebangsaan yang tinggi dan sikap tanggungjawab sebagai Warga Negara Indonesia.
  4. Rumusan Masalah
  5. Menjelaskan pentingnya pendidikan pancasila pada perguruan tinggi.
  6. Mengetahui tujuan pendidikan pancasila.
  7. Memahami tentang kajian pancasila.
  8. Menjelaskan landasan pendidikan pancasila.
  9. Mengetahui kedudukan dan fungsi pancasila.
  10. Mengetahui fungsi-fungsi pancasila dalam Negara RI.
  11. Mengetahui pancasila sebagai sistem filsafat Bangsa Indonesia.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Pentingnya Pendidikan Pancasila Pada Perguruan Tinggi

Pancasila adalah dasar Negara Republik Indonesia yang diresmikan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Dalam sejarah eksistensi Pancasila sebagai dasar filsafat Negara Republik Indonesia mengalami berbagai macam interpretasi dan manipulasi politik sesuai dengan kepentingan penguasa demi kokoh dan tegaknya kekuasaan yang berlindung dibalik legitimasi ideologi Negara Pancasila.

Dampak yang cukup serius dalam manipulasi Pancasila  oleh para penguasa pada masa lampau , sekarang ini banyak kalangan elit politik serta sebagian masyarakat berangapan bahwa pancasila merupakan label politik  Orde Baru. Pandangan yang sinis sera upaya melemahkan peranan ideologi Pancasila pada era reformasi sekarang ini akan sangat berakibat fatal yaitu melemahnya kepercayaan rakyat terhadap ideologi Negara yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang yang telah lama dibina, dipelihara serta didambakan bangsa Indonesia sejak dahulu.

Bukti yang secara objektif dapat disaksikan adalah hasil reformasi yang telah empat tahun berjalan , tapi belum juga menunjukkan hasil yang dapat dinikmati oleh rakyat, nasionalisme bangsa rapuh, martabat bangsa Indonesia dipandang rendah di masyarakat internasional. Sekarang ini banyak para tokoh politik kurang memahami filsafat hidup serta pandangan hidup bangsa kita  yaitu pancasila, namun bersikap seakan – akan memahaminya  namun mereka salah dalam menerapkannya. Oleh karena itu kiranya merupakan tugas berat kalangan intelektual untuk mengembalikan kepercayaan rakyat yang keliru tersebut kearah cita-cita bersama bagi bangsa Indonesia dalam hidup bernegara.

  1. Tujuan Pendidikan Pancasila

Dalam UU No 2 Tahun 1989 tentang sistem Pendidikan Nasional dan juga termuat dalam SK Dirjen Dikti No 38/DIKTI/Kep/2002, dijelaskan bahwa tujuan Pendidikan Pancasila mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan terwujud dalam kehidupan yaitu perilaku yang mencerminkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang terdiri atas berbagai golongan agama dan budaya.  Tujuan pendidikan diartikan sebagai seperangkat tindakan intelektual penuh tanggung jawab pada kompetensi mahasiswa pada bidang profesi masing-masing. Kompetensi pendidikan Pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi adalah agar mahasiswa mampu :

  1. Memahami, menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya dan konsisten dengan cita-cita yang digariskan dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945.
  2. Menghayatii filsafat dan tata nilai filsafat Pancasila, sehingga menjiwai tingkah lakunya selaku warga negara Republik Indonesia.
  3. Menjadi warganegara yang memiliki kesadaran kebangsaan yang tinggi dan sikap tanggungjawab sebagai Warga Negara Indonesia.
  4. Kajian Pancasila

Kajian pancasila melalui empat tinjauan secara holistic, yaitu :

  1. Tinjauan filosofis : mengungkapkan Pancasila sebagai system filsafat Bangsa Indonesia, Ideologi Nasional, dan pandangan hidup bangsa, serta etika bangsa, juga pandangan integralistik mengenai Pancasila yang membedakan dengan ideologi lain di dunia.
  2. Tinjauan historis : Memaparkan masa kejayaan nasional, asal mula pancasila, latar belakang keberadaan pancasila baik secara etimologis, terminologis maupun kronologis sehingga akan terlihat bentuk, susunan, sifat dan system Pancasila dalam wujud kebulatan yang utuh menyeluruh dan sistematik.
  3. Tinjauan Yuridis konstitusional : Menguraikan status dan kedudukan pancasila dalam tata kehidupan Bangsa Indonesia, hubungan pancasila dengan norma-norma hukum yang ada dan berlaku di Indonesia.
  4. Tinjauan aktual dan etis : Merupakan aktualisasi Pancasila dalam kehidupan kampus dan masyarakat pada umumnya, Pancasila sebagai paradigm pembangunan Poleksosbudhankam, pancasila sebagai dasar pembaharuan hukum dan HAM, sehingga nilai-nilai Pancasila menjadi sumber moral dalam kehidupan bermasyarakat.
  5. Landasan Pendidikan Pancasila

Pancasila adalah dasar falsafah Negara Indonesia sebagaimana tercantum dalam  Pembukaan UUD 1945. Oleh karena itu, setiap warga Negara Indonesia harus mempelajari, mendalami, menghayati, dan mengamalkannya dalam segala bidang kehidupan. Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 dalam perjalanan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia telah mengalami persepsi dan intrepetasi sesuai dengan kepentingan rezim yang berkuasa. Pancasila telah digunakan sebagai alat untuk memaksa rakyat setia kepada pemerintah yang berkuasa dengan menempatkan pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat. Adupun pendidikan pancasila memiliki landasan, dimana landasan pendidikan pancasila, yaitu:

  1. Landasan Historis

Berisi tentang nilai-nilai pancasila yang berasal dari bangsa Indoneia sendiri. Dirumuskan dalam siding-sidang BPU PKI, dan ditetapkan sebagai Dasar Negara dalam siding Pleno PPKI tagnggal 18 Agustus 1945. Dari proses yang panjang sehingga ditemukannya jati diri dalam tersimpul watak, sifat dan cri khas bangsa yang berbeda dengan bangsa lain yang diberi oleh para pendiri Negara yang diebut lima prinsip yang diberi nama pancasila.

  1. Landasan Kulturil

Pancasia adalah nilai-nilai social budaya bangsa Indonesi. Sebagai nilai budaya social  budaya, pancasia terwujud sebagai :

  1. Kepribadian bangsa Indonesia

Nilai-nilai pancasila merupakan cirri khas yang dimiliki bangsa Indonesia sendiri yang digali dari kebudayaan, adat-istiadat, tradisi, dan keagamaan bangsa Indonesia.

  1. Jiwa bangsa Indonesia

Bahwa pancasila mengandung semngat kebansaan dan patriotic yang mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang bhineka dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Moralitas bangsa Indonesia

Bahwa tata nilai Pancasila menjadi patokan dan penuntun sikap dan perilaku manusia Indonesia dalam seluruh gerak dan hubungnnya ke arah segala arah. Cirri khas setiap bangsa berbeda-beda sesuai dengan sejarah berdirinya sehingga melahirkan segera kebudayaan yang berbeda-beda. Bangsa Indonesia memiliki asas kulturil yang berbeda. Nilai kemasyarakatan dan kenegaraan yang terkandung dalam sila-sia pancasila merupakan karya besar dari tokoh-tokoh kenegaraan Indonesia : Mr. M. Yamin, Prof. Sepomo Bung Karno.

  1. Landasan Filosofis

Pancasila adalah sistem filsafat bangsa Indonesia sebagai sistem fifasat diwujudkan sebagai falsafah bangsa atau pandangan hidup bangsa Indonesia dalam konteks bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebelum terbntuknya Negara ada hal yang harus dipenuhi:

  1. Ada persatuan yang terwujud sebagai rakyat
  2. Adanya pemerintah
  3. Adanya wilayah
  4. Landasan Yuridis

Pada Undang-Undang Republik Indoonesia No. 20 Tahun 2003tentang sistem pendidikan nasional UU No.2 tahun 1989 – UU No. 2 tahun 2003 berbunyi “jenjang pendidikan tinggi membuat mata kuliah pengembangan kepribadian”

  1. Kedudukan Dan Fungsi Pancasila
  2. Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pengertian Pancasila sebagai dasar negara diperoleh dari alinea keempat Pembukaan UUD 1945 dan sebagaimana tertuang dalam Memorandum DPR-GR 9 Juni 1966 yang menandaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang telah dimurnikan dan dipadatkan oleh PPKI atas nama rakyat Indonesia menjadi dasar negara Republik Indonesia. Memorandum DPR-GR itu disahkan pula oleh MPRS dengan Ketetapan No.XX/MPRS/1966  jo. Ketetapan MPR No.V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR  No.IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tertib hukum di Indonesia.

Inilah sifat dasar Pancasila yang pertama dan utama, yakni sebagai dasar negara ( philosophische  grondslaag) Republik Indonesia. Pancasila yang terkandung dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 tersebut ditetapkan sebagai dasar negara pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI yang dapat dianggap sebagai penjelmaan kehendak seluruh rakyat Indonesia yang merdeka.

karena mengatasi keanekaragaman dalam masyarakat Indonesia dengan tetap toleran terhadap adanya perbedaan. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara tak hendak menghapuskan perbedaan (indifferentism), tetapi merangkum semuanya dalam satu semboyan empiris khas Indonesia yang dinyatakan dalam seloka “Bhinneka Tunggal Ika”.

  1. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Sebagaimana yang ditujukan dalam ketetapan MPR No. II/MPR/1979, maka Pancasila itu adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia, pandangan hidup bangsa Indonesia dan dasar negara kita. Setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas arah serta tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan nilai-nilai luhur yang dijunjung sebagai pandangan/filsafat hidup. Dalam pergaulan hidup terkandung konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa, terkandung pikiran-pikiran yang terdalam dan gagasan suatu  bangsa mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. Dengan demikian, pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia juga harus berdasarkan pada Bhineka Tunggal Ika yang merupakan asas  pemersatu bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman

  1. Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Dalam kehidupan sehari-hari istilah ideologi umumnya digunakan sebagai pengertian pedoman hidup baik dalam berpikir maupun bertindak. Dalam hal ini ideologi dapat dibedakan mejadi dua  pengertian yaitu ideologi dalam arti luas dan ideol ogi dalam arti sempit. Dalam arti luas ideologi menunjuk pada pedoman dalam berpikir dan bertindak atau sebagai pedoman hidup di semua segi kehidupan baik pribadi maupun umum. Sedangkan dalam arti sempit, ideologi menunjuk pada pedoman  baik dalam berpikir maupun bertindak atau pedoman hidup dalam bidang tertentu misalnya sebagai ideologi Negara. Ideologi Negara adalah ideologi dalam pengertian sempit atau terbatas. Ideologi Negara merupakan ideologi mayoritas waga Negara tentang nilai -nilai dasar Negara yang ingin diwujudkan melalui kehidupan Negara itu. Ideologi Negara sering disebut sebagai ideologi politik karena terkait dengan  penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang tidak lain adalah kehidupan politik.

  1. Fungsi-Fungsi Pancasila Dalam Negara RI

Berikut Ini adalah beberapa fungsi dan kedudukan Pancasila Bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia:

  1. Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia

Sebagai nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat bangsa indonesia melalui penjabaran instrumental sebagai acuan hidup yang merupakan cita-cita yang ingin dicapai serta sesuai dengan nafas jiwa bangsa Indonesia dan karena pancasila lair bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia.

  1. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia

Merupakan bentuk peran dalam menunjukkan adanya kepribadian bangsa Indonesia yang dapat di bedakan dengan bangsa lain, yaitu sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia.

  1. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia

Merupakan kristalisasi pengalaman hidup dalam sejarah bangsa indonesia yang teah membentuk sikap, watak, prilaku, tata nilai norma, dan etika yang telah melahirkan pandangan hidup.

  1. Pancasila sebagai dasar negara bangsa Indonesia.

Untuk Mengatur tatanan kehidupan bangsa indonesia dan negara Indonesia, yang mengatur semua pelaksanaan sistem ketatanegraan Indonesia sesuai Pancasila.

  1. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum bagi negara Republik Indonesia

Sebagai segala sumber hukum di negara indonesia karena segala kehidupan negara indonesia berdasarkan pancasila, juga harus berlandaskan hukum. Semua Tindakan kekuasaan dalam masyarakat harus berlandaskan hukum.

  1. Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia pada waktu mendirikan negara.

Karena pada waktu mendirikan negara Pancasila adalah perjanjian luhur yang telah disepakati oleh para pendiri negara untuk dilaksanakan, pelihara, dan di lestarikan.

  1. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia.

Dalan Pancasila mengandung cita-cita dan tujuan negara Indonesia yang menjadikan pancasila sebagai patokan atau landasan pemersatu bangsa.

  1. Pancasila Sistem Filsafat Bangsa Indonesia

Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu kesatuan yang saling berhubungan untuk satu tujuan tertentu,dan saling berkualifikasi yang tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya. Jadi Pancasila pada dasarnya satu bagian/unit-unit yang saling berkaitan satu sama lain,dan memiliki fungsi serta tugas masing-masing.

  1. Definisi Sistem

Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan, yang bagian dan unsurnya saling berkaitan (singkron), saling berhubungan (konektivitas), dan saling bekerjasama satu sama lain untuk satu tujuan tertentu dan merupakan keseluruhan yang utuh.

  1. Definisi Filsafat

Filsafat dalam Bahasa Inggris yaitu Philosophy, adapun istilah filsafat berasal dari Bahasa Yunani yaitu Philosophia, yang terdiri atas dua kata yaitu Philos (cinta) atau Philia (persahabatan, tertarik kepada) dan Sophos (hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan, keterampilan, intelegensi). Jadi secara etimologi, filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau kebenaran (love of wisdom). Orangnya disebut filosof yang dalam bahasa Arab disebut Failasuf. Dalam artian lain Filsafat adalah pemikiran fundamental dan monumental manusia untuk mencari kebenaran hakiki (hikmat, kebijaksanaan); karenanya kebenaran ini diakui sebagai nilai kebenaran terbaik, yang dijadikan pandangan hidup (filsafat hidup, Weltanschauung).

  1. Definisi Pancasila

Pancasila adalah lima sila yang merupakan satu kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur yang bersumber dari nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang sangat majemuk dan beragam dalam artian BHINEKA TUNGGAL IKA. Esensi seluruh sila-silanya merupakan suatu kasatuan. Pancasila berasal dari kepribadian Bangsa Indonesia dan unsur-unsurnya telah dimiliki oleh Bangsa Indonesia sejak dahulu. Objek materi filsafat adalah mempelajari segala hakikat sesuatu baik materal konkrit (manusia,binatang,alam dll) dan abstak (nilai,ide,moral dan pandangan hidup).

Intisari Pancasila Sebagai Sistem Filsafat:

Sebagaimana yang sudah dijelaskan pada paragraf pertama, makna dasar Pancasila Sebagai Sistem Filsafat adalah dasar mutlak dalam berpikir dan berkarya sesuai dengan pedoman diatas, tentunya dengan saling mengaitkan antara sila yang satu dengan lainnya. Misal : Ketika kita mengkaji sila kelima yang intinya tentang kedilan. Maka harus dikaitkan dengan nilai sila-sila yang lain artinya :

  • Keadilan yang ber keTuhanan (sila 1)
  • Keadilan yang berPrikemanusian (sila 2)
  • Keadilan yang berKesatuan/Nasionalisme,Kekeluargaan (sila 3)
  • Keadilan yang Demokratis

Dan kesemua sila-sila tersebut saling mencakup,bukan hanya di nilai satu persatu. Semua unsur (5 sila) tersebut memiliki fungsi/makna dan tugas masing-masing memiliki tujuan tertentu.

Filsafat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia

Merupakan kenyataan objektif yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Pancasila memberi petunjuk mencapai kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan suku atau ras.

Filsafat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara

Yang dimaksud adalah bahwa semua aturan kehidupan hukum kegiatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berpedoman pada pancasila. Karena pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum bangsa dan negara republik indonesia.

BAB III

PENUTUP

  1. KESIMPULAN

Pancasila adalah lima sila yang merupakan satu kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur yang bersumber dari nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang sangat majemuk dan beragam dalam artian BHINEKA TUNGGAL IKA. Tujuan pendidikan diartikan sebagai seperangkat tindakan intelektual penuh tanggung jawab pada kompetensi mahasiswa pada bidang profesi masing-masing. Kompetensi pendidikan Pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Landasan pendidikan pancasila terdiri dari

  • Landasan filosofis
  • Landasan historis
  • Landasan kulturil
  • Landasan yuridis
  1. SARAN

Setelah mempelajari makalah ini semoga mahasiswa dapat memahami isi dari makalah ini, walaupun isi dari makalah ini kurang sempurna. Mudah-mudahan apa yang mhasiswa dapatkan dari makalah ini dapat diterapkan dalam kehidapan sehari-hari, dan bisa bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

http://cecepsuhardiman.blogspot.com/2013/06/pancasila-sebagai-sistem-filsafat.html

http://mentarivision.blogspot.com/2011_11_24_archive.html

http://mentarivision.blogspot.com/2011/11/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html

http://mutiahand.blogspot.com/2014/10/landasan-dan-tujuan-pendidikan-pancasila.html

http://pelajarpro.com/7-fungsi-dan-kedudukan-pancasila-bagi-negara-indonesia/

http://www.academia.edu/6409504/fungsi-dan-kedudukan-pancasila

PENGANTAR E-BUSINESS

E-business merujuk pada seluruh penggunaan tingkat lanjut dalam teknologi informasi (TI), khususnya teknologi jaringan dan komunikasi,
untuk meningkatkan cara organisai melakukan seluruh proses bisnisnya.

E-business merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor, pemerintah dan media massa, termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.

1. Sebelum akses internet merupakan hal yang umum dan mudah di dapat, organisasi-organisasi memiliki pilihan untuk
memilih kapan dan bagaimana untuk ikut serta dalam e-business

2. Bab ini memberikan pemahaman dasar kepada para akuntan dan profesional sistem mengenai peluang dan risiko yang
berhubungan dengan e-business

MODEL-MODEL  BUSINESS

1. Business to Consumers (B2C): Interaksi antara individu-individu dengan organisasi-organisasi
2. Business to Business (B2B): Interorganizational e-business.

PENGARUH-PENGARUH E-BUSINESS ATAS
PROSES BISNIS

Electronic Data Interchange (EDI): protokol standar untuk secara elektronik mentransfer informasi antar-organisasi serta dalam berbagai proses bisnis
• EDI:
– Meningkatkan akurasi dan
– Mengurangi biaya
EDI telah ada sejak tahun 1970, namun hingga saat ini penggunaannya terutama terbatas pada perusahaan-perusahaan besar.

Fasilitator EDI
• EDI tradisional cukup mahal.  Perkembangan baru telah menghilangkan kendala-kendala biaya yaitu :
• The Internet: Eliminates the need for special proprietary third-party networks.
• XML: Extensible Markup Language – Set of standards for defining the content of data on Web pages.
• ebXML:
– Defines standards for coding common business documents.
– Meniadakan kebutuhan atas software khusus untuk menerjemahkan dokumen yang dibuat oleh perusahaan yang berbeda

Pengaruh e-business atas aktivitas-aktivitas business Rantai Nilai

Rantai Nilai-Aktivitas

  1. Inbound logistics
  2. Operations
  3. Outbound logistics
  4. Sales and Marketing
  5. Post-sale Support and Service

Utama E-Business Opportunity

  1. Akuisisi produk yang didigitalkan
  2. pengurangan persediaan peyangga
  3. Produk yang lebih cepat, lebih akurat
  4. Distribusi produk yang dapat didigitalkan
  5. Pelacakan status berkelanjutan
  6. Peningkatan pelayanan ke pelanggan
  7. Pengurangan biaya iklan
  8. Periklanan yang lebih efektif
  9. Mengurangi biaya
  10. Ketersediaan pelayanan 24/7

PEMBELIAN DAN INBOUND LOGISTIC

• Internet dapat meningkatkan aktivitas pembelian dengan cara mempermudah perusahaan mengidentifikasi calon pemasok dan membandingkan harga
– Data mengenai pembelian yang dilakukan sub unit organisasi yang berbeda dapat disentralisasi, sehingga memungkinkan organisasi untuk
menetapkan pembelian total di seluruh dunia atas berbagai produk.
– Untuk-untuk produk yang dapat didigitalkan, seperti buku, CD, software dan informasi, seluruh fungsi inbound logistics dapat dilakukan secara elektronik

OPERASI INTERNAL, SUMBER DAYA MANUSIA, DAN INFRASTRUKTUR

• Teknologi komunikasi tingkat lanjut dapat secara signifikan meningkatkan :
– Efisiensi operasi internal.
– perencanaan
– Efisiensi dan efektifitas aktivitas pendukung sumber daya manusia dalam rantai nilai
– Efisiensi perhitungan akuntansi dalam hal pembayaran dari para pelanggan

Financial Electronic Data  Interchange (FEDI)
• Penggunaan EDI untuk bertukar informasi hanyalah bagian dari hubungan pembeli-penjual dalam business-top business e-commerce
• Electronic funds transfer (EFT) merujuk pada proses pembayaran tunai secara elektronik
• EFT biasanya dicapai melalui sistem perbankan yaitu jaringan ACH (Automated Clearing House)

Outbound Logistics
• E-Business dapat meningkatkan aktivitas dan outbound logistic :
– Akses yang tepat waktu dan akurat atas informasi rinci tentang pengiriman
– Optimisasi inventori
– Untuk barang-barang atau pelayanan yang dapat didigitalkan, fungsi outbond logistic dapat dilaksanakan secara elektronik

PENJUALAN DAN PEMASARAN

• Perusahaan dan menciptakan katalog elektronik di website mereka untuk mengotomatisasikan input pesanan penjualan
• Secara signifikan mengurangi jumlah staf
• Efektifitas periklanan dan mengurangi biayanya

E-Commerce

Pengertian E-Commerce
Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,

Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).

Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.

Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

Definisi dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 3 perspektif berikut:
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.

2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang
menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.

3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.

4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.

Jenis-jenis E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)

Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.

Mantaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah:
a. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.

b. Menurunkan biaya operasional (operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi

c. Melebarkan jangkauan (global reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.

d. Meningkatkan customer loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.

e. Meningkatkan supply management.
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.

f. Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer.

Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:

a. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan distributor.

b. Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.

c. Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik secara online dan otomatis.

Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:

• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.

• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.

• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.

• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.

• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.

• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

Pengenalan Algoritma

PENGENALAN ALGORITMA

1.1.  Pendahuluan
Komputer adalah alat bantu untuk menyelesaikan masalah. Namun, masalah yang
ingin diselesaikan tidak dapat langsung “disodorkan” begitu saja ke komputer. Sebagai
contoh, andaikan anda mempunyai data nilai ujian sekumpulan mahasiswa. Anda ingin
mengurutkan  semua  data  tersebut  dari  nilai  tertinggi  hingga  nilai  terendah.  Misalkan
anda ketikkan semua nilai ujian dengan menggunakan sebuah program pengolah kata,
lalu  dibawahnya  dituliskan  perintah  kepada  komputer  untuk  mengurutkan  seperti
berikut:
30, 27, 36, 91, 64, 76, 74, 32
Urutkan mulai dari nilai terbesar hingga nilai terkecil.
Apakah  komputer  Anda  mengerjakan  masalah  pengurutan  tersebut?  Tentu  saja  tidak,
karena komputer tidak “mengerti” perintah anda di atas dan tidak “tahu” bagaimana cara
mengurutkan sekumpulan nilai tersebut.
Agar  komputer  dapat  menyelesaikan  masalah  tersebut,  maka  Anda  perlu
merumuskan  langkah#langkah  penyelesaian  tersebut  dalam  suatu  rangkaian  instruksi.
Komputerlah  yang  akan  mengerjakan  rangkaian  instruksi  tersebut,  karena  komputer
dapat mengerjakannya  dengan cepat, akurat,  bahkan berulang#ulang tanpa kenal lelah
dan bosan. Sekumpulan instruksi yang merupakan penyelesaian masalah itu dinamakan
program. Program “dimasukkan” ke dalam komputer, komputer mengerjakan instruksi di
dalam program tersebut, lalu memberikan hasil atau keluaran yang diinginkan.
Misalkan program yang berisi rangkaian instruksi untuk mengurutkan sekumpulan data
tersebut anda rumuskan kembali sebagai berikut:
Langkah 1  :  Cari nilai terbesar diantara N buah data
Langkah 2  :  Tempatkan nilai terbesar tersebut pada posisi yang tepat (dengan
cara mempertukarkan)
Langkah 3   :  Ulangi langkah 1 untuk N – 1 buah data yang lain.
Instruksi  di  atas  masih  belum  bisa  dijalankan  oleh  komputer  karena  bahasanya  tidak
dimengerti  oleh  komputer.  Agar  program  dapat  dilaksanakan  oleh  komputer,  maka
program  tersebut  harus  ditulis  dalam  suatu  bahasa  yang  dimengerti  oleh  komputer.
Sebagaimana dalam kehidupan manusia, kita hanya dapat memberikan perintah kepada
orang lain dalam bahasa yang dimengerti olehnya. Karena komputer adalah mesin, maka
program harus ditulis dalam bahasa yang khusus dibuat untuk “berkomunikasi” dengan
komputer. Bahasa komputer yang digunakan dalam menulis program dinamakan bahasa
pemrograman.
Saat  ini,  dengan  berkembangnya  teknik  pemrograman  terstruktur,  orang  tidak
lagi  memecahkan  masalah  dengan  langsung  menulis  programnya  dalam  bahasa
pemrograman.  Orang  mulai  memikirkan  suatu  cara  penyelesaian  masalah  yang  akan
diprogram dengan menekankan pada desain atau rancangan yang mewakili pemecahan
masalah tersebut. Desain ini independen dari bahasa pemrograman yang digunakan dari
komputer  yang  menjalankan  program.  Desain  menyajikan  cara  berpikir  si  pemrogram
dalam menyelesaikan masalah. Desain berisi urutan langkah#langkah pencapaian solusi
yang  ditulis  dalam  notasi#notasi  deskriptif.  Urutan  langkah#langkah  yang  sistematis
untuk menyelesaikan sebuah masalah dinamakan algoritma.
Notasi  yang  digunakan  untuk  menuliskan  algoritma  disebut  notasi  algoritma.
Notasi  algoritma  bukan  notasi  bahasa  pemrograman,  karena  itu  program  dalam  notasi
algoritma  tidak  dapat  dijalankan  oleh  komputer.  Agar  dapat  dijalankan  oleh  komputer,
program  dalam  notasi  algoritma  harus  ditranslasikan  (diterjemahkan)  ke  dalam  notasi
bahasa pemrograman yang dipilih.

1.2.  Algoritma
Ditinjau dari asal usul kata, kata algoritma sendiri mempunyai sejarah yang tidak
lazim. Kata ini tidak muncul di dalam kamus  webster sampai akhir tahun 1957. Orang
hanya  menemukan  kata algorism yang  berarti  proses  menghitung dengan  angka  Arab.
Anda dikatakan algorist jika anda menggunakan angka Arab. Para ahli bahasa berusaha
menemukan asal kata algorism ini namu hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya para ahli
sejarah  matematika  menemukan  asal  mula  kata  tersebut.  Kata  algorism  berasal  dari
nama  penulis  buku  Arab  yang  terkenal,  yaitu  Abu  Ja’far  Muhammad  Ibnu  Musa  al#
Khuwarizmi  (al#Khuwarizmi  dibaca  orang  Barat  menjadi  algorism).  Al#Khuwarizmi
menulis buku yang berjudul Kitab al jabar wal+muqabala, yang artinya “Buku pemugaran
dan  pengurangan”  (The Book of Restoration and Reduction). Perubahan  kata  dari  kata
algorism  menjadi  algorithm  muncul  karena  kata  algorism  sering  dikelirukan  dengan
arithmetic,  sehingga  akhiran  –sm  berubah  menjadi  –thm.  Karena  perhitungan  dengan
angka  Arab  sudah  menjadi  hal  yang  biasa/lumrah,  maka  lambat  laun  kata  algorithm
berangsur#angsur  dipakai  sebagai  metode  perhitungan  (komputasi)  secara  umum,
sehingga  kehilangan  makna  aslinya.  Dalam  bahasa  Indonesia,  kata  algorithm  diserap
menjadi algoritma.
Pada  tahun  1950,  kata  algoritma  sering  dihubungkan  dengan  ‘Algoritma
Euclidean’  (Euclid’s  algorithm),  yaitu  proses  untuk  menemukan  pembagi  bersama
terbesar  (common greatest divisor)  dari  dua  buah  bilangan  bulat,  m  dan  n.  Misalnya
m=80  dan  n=12.  Faktor  pembagi  80  adalah  1,2,4,5,8,10,16,20,40,80  dan  faktor
pembagi  12  adalah  1,2,3,4,6,12,  maka  pbt(80,12)=4.  Langkah#langkahnya  adalah
sebagai berikut:
80/12 = 8, sisa 8
12/8 = 1, sisa 4
8/4 = 2 sisa 0
karena pembagian yang terakhir menghasilkan 0, maka sisa pembagian terakhir sebelum
0 yaitu 4, menjadi pbt(80,12). Jadi pbt(80,12) = pbt(12/8) = pbt(8,4) = pbt(4,0) = 4.
Algoritma EUCLIDEAN dapat dituliskan sebagai berikut:
Algoritma EUCLIDEAN
Diberikan dua buah bilangan bulat tak negatif m dan n (m ≥ n). Carilah pembagi bersama terbesar
(pbt) dari kedua bilangan tersebut, yaitu bilangan bulat positif terbesar yang habis membagi m dan
n.
DESKRIPSI :
1.  Jika n = 0 maka
M adalah jawabannya;
Stop
Tetapi jika n ≠ 0,
Lanjutkan ke langkah 2.
2.  Bagilah m dengan n dan misalkan r adalah sisanya.
3.  Ganti nilai m dengan nilai n dan nilai n dengan nilai r, lalu ulang kembali ke langkah 1.
Dengan  menggunakan  m  =  80  dan  n=12,  maka  pbt(80,12)  dihitung dengan  algoritma
EUCLIDEAN di atas sebagai berikut:

1.  (1) Karena n = 12, maka lanjutkan ke langkah 2
2.  (1) Hitung m/n = 80/12 = 6, sisanya r=8.
3.  (1) Nilai mbaru=nlama=12 dan nbaru=r=8, lanjut ke langkah 1.
1.  (2) Karena n = 8, maka lanjutkan ke langkah 2
2.  (2) Hitung m/n = 12/8 = 1, sisanya r=4.
3.  (2) Nilai mbaru=nlama=8 dan nbaru=r=4, lanjut ke langkah 1.
1.  (3) Karena n = 4, maka lanjutkan ke langkah 2
2.  (3) Hitung m/n = 8/4 = 2, sisanya r=0.
3.  (3) Nilai mbaru=nlama=4 dan nbaru=r=0, lanjut ke langkah 1.
1.  (4) Karena n = 0, maka m = 4 adalah jawabannya. Stop.

Jadi pbt(80,12)=4

Definisi :
•  Algoritma  adalah  urutan  langkah#langkah  logis  penyelesaian  masalah  yang
disusun secara sistematis.
•  Algoritma adalah urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah.
•  Algoritma adalah urutan langkah#langkah berhingga untuk memecahkan masalah
logika atau matematika
•  Algoritma adalah logika, metode dan tahapan (urutan) sistematis yang digunakan
untuk memecahkan suatu permasalahan.
Kata  logis  merupakan  kata  kunci  dalam  sebuah  algoritma.  Langkah#langkah  di  dalam
algoritma harus logis, ini berarti hasil dari urutan langkah#langkah tersebut harus dapat
ditentukan, benar atau salah. Langkah#langkah yang tidak benar dapat memberikan hasil
yang salah.
Sebagai contoh, tinjau persoalan mempertukarkan isi dua buah bejana, A dan B. Bejana
A  berisi  larutan  yang  berwarna  merah  dan  bejana  B  berisi  larutan  berwarna  biru.  Kita
ingin  mempertukarkan  isi  kedua  bejana  itu  sedemikian  rupa  sehingga  bejana  A  berisi
larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
Seseorang menuliskan langkah#langkah pertukaran isi kedua bejana sebagai berikut:
Algoritma TUKAR ISI BEJANA 1
Diberikan  dua  buah  bejana,  A  dan  B,  bejana  A  berisi  larutan  berwarna  merah,  bejana  B  berisi
larutan  berwarna  biru.  Pertukarkan  isi  kedua  bejana  itu  sedemikian  sehingga  bejana  A  berisi
larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
DESKRIPSI:
1.  Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana B.
2.  Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
Algoritma di atas tidak meghasilkan pertukaran yang benar. Untuk mempertukarkan isi
dua  buah  bejana,  kita  memerlukan  sebuah  bejana  tambahan  yang  diperlukan  sebagai
tempat  penampungan  sementara.  Sebuat  bejana  tambahan  tersebut  bejana  C.  dengan
menggunakan  bejana  bantuan  C  ini,  algoritma  mempertukarkan  isi  dua  buah  bejana
yang benar adalah sebagai berikut:
Algoritma TUKAR ISI BEJANA 2
Diberikan  dua  buah  bejana,  A  dan  B,  bejana  A  berisi  larutan  berwarna  merah,  bejana  B  berisi
larutan  berwarna  biru.  Pertukarkan  isi  kedua  bejana  itu  sedemikian  sehingga  bejana  A  berisi
larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
DESKRIPSI:
1.  Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2.  Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3.  Tuangkan larutan dari bejana C ke dalam bejana B.
Contoh  algoritma  mempertukarkan  isi  bejana  di  atas  memberikan  dua  pesan  penting.
Pertama, algoritma harus benar. Kedua, algoritma harus berhenti, dan setelah berhenti,
algoritma memberikan hasil yang benar.
Menurut  Donald  E.  Knuth  dalam  bukunya  yang  berjudul  The  Art  of  Computer
Programming, algoritma harus mempunyai lima ciri penting:
1.  Algoritma  harus  berhenti  setelah  mengerjakan  sejumlah  langkah  terbatas
(berhingga). Barisan instruksi yang dibuat dalam suatu urutan tertentu, dimaksudkan
agar masalah yang dihadapi dapat diselesaikan. Banyaknya instruksi atau langkah itu
haruslah  berhingga.  Jika  tidak  demikian,  proses  yang  dilakukan  akan  memerlukan
waktu  yang  relatif  lebih  lama  dan  diperoleh  hasil  yang  tidak  diperlukan  atau  tidak
berhubungan  dengan  masalah  yang  ada,  bahkan  mungkin  proses  akan  terus
berlangsung  walaupun  solusi  yang  diharapkan  telah  diperoleh.  Hasil  akhir  yang
didapat merupakan solusinya atau informasi tidak ditemukannya solusi. Dengan kata
lain, baik dalam kondisi ada solusi ataupun tidak, proses tetap akan berhenti. Sebagai
contoh, tinjau kembali algoritma EUCLIDEAN. Pada langkah 1, jika n = 0, algoritma
berhenti. Jika n ≠ 0, maka nilai n selalu berkurang sebagai akibat langkah 2 dan 3,
dan pada akhirnya nilai n = 0. Program yang tidak pernah berhenti adalah program

Suatu algoritma harus menghasilkan output yang tepat guna (efektif) dalam
waktu yang realtif singkat dan penggunaan memori yang relatif sedikit (efisien)
dengan langkah yang berhingga dan prosesnya berakhir baik dalam keadaan
diperoleh suatu solusi maupun tidak adanya solusi.
Masalah disebut dapat diselesaikan secara algoritma jika dapat ditulis program
komputer yang dapat menghasilkan jawaban benar untuk sembarang masukan
(yang dispesifikasikan) dalam waktu yang berhingga dan menggunakan ruang
memori yang tersedia.
yang  berisi  algoritma  yang  salah.  Suatu  prosedur  yang  hanya  akan  berhenti  jika
mempunyai atau menghasilkan solusi disebut semi algoritma.
2.  Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti#dua (ambiguous).
Pembaca harus mengerti apa yang dimaksud dengan “m dan n adalah bilangan bulat
tak#negatif”. Contoh lainnya, pernyataan “bagilah P dengan sejumlah beberapa buah
bilang bulat positif” dapat bermakna ganda.
3.  Algoritma  memiliki  nol  atau  lebih  masukan  (input).  Masukan  adalah  besaran  yang
diberikan kepada algoritma sebelum algoritma mulai bekerja. Algoritma EUCLIDEAN
mempunyai  dua  buah masukan,  m  dan  n,  sedangkan  algoritma  TUKAR  ISI  BEJANA
memiliki masukan larutan bejana A dan larutan bejana B.
4.  Algoritma mempunya nol atau lebih keluaran (output). Keluaran adalah besaran yang
memiliki  hubungan  dengan  masukan.  Keluaran  tersebut  tentunya  harus  merupakan
solusi dari masalah yang sedang diselesaikan. Algoritma EUCLIDEAN mempunyai satu
keluaran  yaitu  n  pada  langkah  2  yang  merupakan  pembagi  bersama  terbesar  dari
kedua  masukannya.  Algoritma  TUKAR  ISI  BEJANA  tidak  memiliki  keluaran  sama
sekali.
5.  Algoritma harus efektif dan efisien. Setiap langkah harus sederhana sehingga dapat
dikerjakan dalam sejumlah waktu yang masuk akal. Suatu algoritma dikatakan efektif
jika algoritma tersebut dapat menghasilkan suatu solusi yang sesuai dengan masalah
yang  diselesaikan.  Dengan  kata  lain  suatu  algoritma  harus  tepat  guna.  Suatu
algoritma dikatakan efisien jika waktu proses dari algoritma relatif lebih singkat dan
penggunaan memorinya lebih sedikit.

Pada beberapa sumber lain, ada tambahan ciri dari algoritma:
6.  Algoritma harus terstruktur. Urutan baris langkah#langkahnya yang digunakan harus
disusun  sedemikian  rupa  agar  proses  penyelesaiannya  tidak  berbelit#belit,  sehingga
memungkinkan  waktu  prosesnya  akan  menjadi  relatif  lebih  singkat.  Hal  ini  akan
memperlihatkan  bahwa  bagian#bagian  dari  proses  tersebut  dapat  dibedakan  secara
jelas (bagian input, proses dan output). Dengan demikian memudahkan kita didalam
melakukan pemeriksaan ulang.

Algoritma Merupakan Jantung Ilmu Informatika

Algoritma  adalah  jantung  ilmu  komputer  atau  informatika.  Banyak  cabang  ilmu
komputer  yang  di  acu  dalam  terminologi  algoritma.  Namun,  jangan  beranggapan
algoritma  selalu  identik  dengan  ilmu  komputer  saja.  Dalam  kehidupan  sehari#hari  pun
banyak terdapat proses yang dinyatakan dalam suatu algoritma.

Mekanisme Pelaksanaan Algoritma oleh Pemroses

Komputer hanyalah salah satu pemroses. Agar dapat dilaksanakan oleh komputer,
algoritma  harus  ditulis  dalam  notasi  bahasa  pemrograman  sehingga  dinamakan
program.jadi,  program  adalah  perwujudan  atau  implementasi  teknis  algoritma  yang
ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu sehingga dapat dilaksanakan oleh komputer.
Kata algoritma dan kata program seringkali dipertukarkan dalam penggunaannya.
Algoritma  adalah  urutan  langkah#langkah  penyelesaian  masalah  sedangkan  program
adalah realisasi algoritma dalam bahasa pemrograman. Program ditulis dalam salah satu
bahasa  pemrograman  dan  kegiatan  membuat  program  disebut  pemrograman
(programming). Orang  yang menulis program  disebut pemrogram (programmer). Tiap#
tiap langkah di dalam program disebut pernyataan atau instruksi. Jadi, program tersusun
atas  sederetan  instruksi.  Bila  suatu  instruksi  dilaksanakan,  maka  operasi#operasi  yang
bersesuaian dengan instruksi tersebut dikerjakan oleh komputer.
Secara  garis  besar  komputer  tersusun  atas  empat  komponen  utama,  piranti
masukan,  piranti  keluaran,  unit  pemroses  utama  dan  memori.  Unit  pemroses  utama
(Central  Processing  Unit  –  CPU)  adalah  “otak”  komputer,  yang  berfungsi  mengerjakan
operasi#operasi  dasar  (perbandingan,  perhitungan,  membaca,  menulis).  Memori  adalah
komponen yang berfungsi untuk menyimpan program (berisi operasi#operasi yang akan
dikerjakan oleh CPU) dan data atau informasi (sesuatu yang diolah oleh operasi#operasi).
Piranti  masukan  dan  keluaran  (I/O  devices)  adalah  alat  yang  memasukkan  data  atu
program  ke  dalam  memori,  dan  alat  yang  digunakan  komputer  untuk
mengkomunikasikan hasil#hasil aktivitasnya.

Belajar Memprogram dan Belajar Bahasa Pemrograman

Belajar  memprogram  tidak  sama  dengan  belajar  bahasa  pemrograman.  Belajar
memprogram  adalah  belajar  tentang  metodologi  pemecahan  masalah,  kemudian
menuangkannya ke dalam notasi tertentu yang mudah dibaca dan dipahami, sedangkan
belajar  bahasa  pemrograman  berarti  belajar  memakai  suatu  bahasa,  aturan  tata
bahasanya,  instruksi#instruksinya,  tata  cara  pengoperasian  compiler#nya,  dan
memanfaatkan  instruksi#instruksi  tersebut  untuk  membuat  program  yang  ditulis  hanya
dalam bahasa itu saja. Belajar memprogram bersifat pemahaman persoalan, analisis dan
sintesis  dan  dititikberatkan  pada  desain  program,  sedangkan  belajar  bahasa
pemrograman dititikberatkan pada coder.
Berdasarkan  terapannya,  bahasa  pemrograman  dapat  digolongkan  atas  dua  kelompok
besar:
1.  Bahasa  pemrograman  bertujuan  khusus,  yang  termasuk  kelompok  ini  adalah
COBOL (terapan bisnis dan administrasi), Fortran (terapan komputasi ilmiah), bahasa
rakitan (terapan pemrograman mesin), prolog (terapan kecerdasan buatan), dan lain#
lain.
2.  Bahasa pemrograman bertujuan umum,  yang  dapat  digunakan  untuk  berbagai
aplikasi. Yang termasuk kelompok ini adalah bahasa Pascal, Basic dan C.
Tentu saja pembagian ini tidak kaku. Bahasa#bahasa bertujuan khusus tidak berarti tidak
bisa digunakan untuk aplikasi lain. Cobol misalnya, dapat juga digunakan untuk terapan
ilmiah,  hanya  saja  kemampuannya  terbatas.  Yang  jelas,  bahasa#bahasa  pemrograman
yang berbeda dikembangkan untuk bermacam#macam terapan yang berbeda pula.
Berdasarkan  pada  apakah  notasi  bahasa  pemrograman  lebih  dekat  ke  mesin  atau  ke
bahasa manusia, maka pemrograman dikelompokkan atas dua bagian:
1.  Bahasa  tingkat  rendah.  Bahasa  jenis  ini  dirancang  agar  setiap  instruksinya
langsung  dikerjakan  oleh  komputer,  tanpa  harus  melalui  penerjemah  (translator).
Contohnya  adalah  bahasa  mesin.  CPU  mengambil  instruksi  dari  memori,  langsung
mengerti  dan  langsung  mengerjakan  operasinya.  Bahasa  tingkat  rendah  bersifat
primitif,  sangat  sederhana,  orientasinya  lebih  dekat  ke  mesin,  dan  sulit  dipahami
manusia.  Bahasa  rakitan  dimasukkan  ke  dalam  kelompok  ini  karena  alasan  notasi
yang dipakai dalam bahasa ini lebih dekat ke mesin, meskipun untuk melaksanakan
instruksinya masih diperlukan penerjemahan ke dalam bahasa mesin.
2.  Bahasa tingkat tinggi,  yang  membuat  pemrograman  menjadi  lebih  mudah  untuk
dipahami,  lebih  manusiawi  dan  berorientasi  ke  bahasa  manusia  (bahasa  inggris).
Hanya saja, program dalam bahasa tingkat tinggi tidak dapat langsung dilaksanakan
oleh komputer. Ia perlu diterjemahkan terlebih dahulu oleh sebuah translator bahasa
(compiler atau interpreter) ke dalam bahasa mesin sebelum akhirnya dieksekusi oleh
CPU.

Algoritma  ditranslasikan  menjadi  program  dalam  bahasa  tingkat  tinggi.  Selanjutnya,
program  dikompilasi  dan  diterjemahkan  menjadi  program  dalam  bahasa  mesin  dan  di#
link dengan berkas library. Instruksi dalam bahasa mesin diinterpretasi oleh CPU. Operasi
yang bersesuaian dengan setiap instruksi dilaksanakan.

Untuk menyusun sebuah program yang besar dan kompleks, pemrogram membutuhkan
tahapan penyusunan yang sistematis dan terpadu, yaitu:
1.  Definisi Masalah
2.  Analisis Kebutuhan
3.  Penyusunan Algoritma
4.  Pengkodean/Pemrograman
5.  Testing dan Debugging
6.  Pemeliharaan
7.  Dokumentasi

Penyajian Algoritma

Notasi  algoritma  dapat  diterjemahkan  ke  dalam  berbagai  bahasa  pemrograman.
Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman, sehingga siapa pun dapat mebuat
notasi  algoritma  yang  berbeda.  Hal  yang  penting  mengenai  notasi  tersebut  adalah
mudah dibaca dan dimengerti. Selain itu, meskipun notasi algoritma bukan notasi baku
sebagaimana  pada  notasi  bahasa  pemrograman,  ketaatasasan  terhadap  notasi  perlu
diperhatikan untuk menghindari kekeliruan.
Teknik  penyajian  algoritma  secara  garis  besar  dibagi  menjadi  dua  yaitu  teknik
tulisan dan gambar.
A.  Teknik Tulisan
•  English Structure
English  structure  menyatakan  langkah#langkah  algoritma  yang  akan
dikomunikasikan  kepada  pemakai  sistem  dengan  untaian  kalimat  deskriptif
menggunakan bahasa manusia, biasanya menggunakan bahasa inggris.
Contoh :
Algoritma EUCLIDEAN
Diberikan dua buah bilangan bulat tak negatif m dan n (m ≥ n). carilah pembagi bersama
terbesar (pbt) dari kedua bilangan tersebut, yaitu bilangan bulat positif terbesar yang habis
membagi m dan n.
DESKRIPSI :
1.  Jika n = 0 maka
M adalah jawabannya;
Stop
Tetapi jika n ≠ 0,
Lanjutkan ke langkah 2.
2.  Bagilah m dengan n dan misalkan r adalah sisanya.
3.  Ganti nilai m dengan nilai n dan nilai n dengan nilai r, lalu ulang kembali ke langkah 1.

•  Pseudocode
Pseudocode  adalah  notasi  yang  menyerupai  notasi  bahasa  pemrograman  tingkat
tinggi.  Keuntungan  menggunakan  notasi  Pseudocode  adalah  kemudahan
mengkonversinya lebih tepat disebut mentranslasi ke notasi bahasa pemrograman,
Algoritma & Pemrograman 2c
Pengenalan Algoritma    Page 10 of 11
karena  terdapat  korespondensi  antar  setiap  pseudocode  dengan  notasi  bahasa
pemrograman.
Contoh:
Algoritma EUCLIDEAN
{Dibaca dua buah bilangan bulat tak negatif m dan n (m ≥ n). Carilah pembagi bersama
terbesar (pbt) dari kedua bilangan tersebut, yaitu bilangan bulat positif terbesar yang habis
membagi m dan n.}
DEKLARASI:
m, n  : integer  { bilangan bulat yang akan dicari pbt+nya )
r  : integer   { sisa hasil bagi }
DESKRIPSI:
read(m,n)  {m ≥ n }
while n ≠ 0 do
r  m MOD n  {hitung sisa hasil pembagian }
m  n
n  r
endwhile
{ kondisi selesai pengulangan: n = 0, maka pbt(m,n) = m }
write (m)

B.  Teknik Gambar
•  Flowchart
•  Structure Chart, digunakan untuk mendefinisikan dan mengilustrasikan organisasi
dari  sistem  secara  berjenjang,  berbentuk  modul  dan  submodul,  menunjukkan
hubungan elemen data dan elemen kontrol seta hubungan antar modul.
•  Hierarchy plus input#process#output
•  Nassi Schneiderman chart

Aturan Penulisan Teks Algoritma
Pada dasarnya teks algoritma selalu disusun oleh tiga bagian (blok) yaitu bagian
judul  (header),  bagian  deklarasi  dan  bagian  deskripsi  algoritma.  Setiap  bagian  disertai
dengan  komentar  untuk  memperjelas  maksud  teks  yang  dituliskan.  Komentar  adalah
kalimat yang diapit oleh pasangan tanda kurung kurawal.

Dalam  memberikan  nama  algoritma  harus  mempunyai  makna  yang  mencerminkan
proses, sifat atau identitas lainnya yang melekat dengan suatu proses, tipe, konstanta,
variabel, sub#program dan lain#lainnya. Nama#nama yang bermakna disebut mnemonic.
Contoh:
Algoritma LUAS_LINGKARAN
{Menghitung  luas  lingkaran  dengan  ukuran  jari+jari  tertentu  .Algoritma  menerima
masukan  jejari  lingkaran,  menghitung  luasnya,  dan  menyajikan  hasilnya  ke  piranti
keluaran}

Software (Perangkat Lunak)

Perangkat Lunak atau Software dibagi menjadi dua kategori yaitu perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi:

  1. Perangkat Lunak Atau Software Sistem (System Software)
  2. Perangkat Lunak Sistem adalah perangkat lunak atau software yang berhubungan langsung dengan komponen perangkat keras komputer (Hardware), perawatan, maupun pemrogramannya. Perangkat lunak sistem ada tiga macam yaitu sebagai berikut :
    1. Sistem Operasi (Operating System)
      Sistem Operasi merupakan perangkat lunak yang bertugas mengontrol dan melakukan manajemen perangkat keras / Hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi. Komputer tidak dapat menjalankan perangkat lunak aplikasi jika kita tidak memiliki sistem operasi di dalamnya.

Jenis Sistem Operasi

1)      Sistem Operasi Unix

UNIX adalah Sistem Operasi yang diciptakan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, dikembangkan oleh AT&T Bell Labs. UNIX didesain sebagai Sistem Operasi yang portabel,Multi-Tasking dan Multi-User. Sistem Operasi UNIX lebih menekankan diri pada Workstation dan Server, Karena faktor ketersediaan dan kompatibilitas yang tinggi menyebabkan UNIX dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi sehingga UNIX pun dikembangkan oleh banyak pihak dan menyebabkan banyak sekali varian dari UNIX ini.

2)      Sistem Operasi Linux
Awalnya dikembangkan oleh Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server UNIX di Universitasnya. LINUX merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi dektop.

Pada komputer Desktop, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal terhadap Malware.

Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri. Ada beberapa macam Distro Linux, seperti : Debian, Lycoris, Xandros, Lindows, Linare, Linux-Mandrake, Red Hat Linux,

3)      Disk Operating System (DOS)

Sistem Operasi DOS adalah DOS (Disk Operating System ) merupakan salah satu software yang termasuk dalam golongan system operasi. Disk Operating System dipakai pada media penyimpan disk, baik disket maupun harddisk

Sistem operasi PC DOS ( Personnal Computer Disk Operating System) ini ditujukan untuk pemakaian mikrokomputer IBM (IBM PC). Yang pada mulanya di tahun 1980, tim Petterson membuat opearting system membuat operating system untuk Seatle Computer Product yang membutuhkan S-100 system dengan mempergunakan INTEL 8086. Operating system tersebut dinamakan QDOS (Quick and Dirty Operating System ). Pada akhir tahun 1980, QDOS dikembangkan dan diberi nama 86-DOS (DOS untuk 8086).

4)      Microsoft Windows

Microsoft Windows atau biasa kita sapa dengan sebutan Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antarmuka dengan berbasikan GUI (Graphical User Interface) atau tampilan antarmuka bergrafis.

Awalnya Windows bermula dari Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) yaitu sebuah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versi pertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi dan berjalan atas MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS. MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products dan barulah kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya.

Kemudian berkembang menjadi Windows 1.0 versi pertama Sistem Operasi dalam dunia Sistem Operasi yang berbasiskan GUI (Graphical User Interface) dan mendukung Multi-Tasking atau dapat mengerjakan banyak pekerjaan secara simultan. Setelah itu Windows 1.0 berkembang menjadi Windows 2.0, Windows 2.0 ini berbasis GUI dan mendukung penggunaan VGA (Video GraphicsArray) dan juga mendukung Multi-Tasking. Windows 2.0 juga support terhadap penggunaan Processor Intel 80286 dimana Processor Intel 80286 adalah Processor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memory.

Kemudian dilanjutkan dengan generasi Windows 3.0 dimana Windows 3.0 memiliki kemampuan yang sama dengan Windows sebelumnya dan ditambah dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon yang lebih baik. Dalam era tersebut, Microsoft juga menyediakan SDK (Software Development kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi/programnya agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Windows 3.0 juga memperkenalkan adanya Virtual Device Driver (VXD) dimana dapat berguna untuk meminimalisasi ketergantungan pada setiap driver pada perangkat keras tertentu. Windows 3.0 kemudian berevolusi menjadi Windows 3.1 yang sudah diperkenalkan dengan fitur Multimedia dan True Type Font selain itu juga memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop dan akhirnya Windows versi 3 ini berkembang menjadi Sistem Operasi yang sudah mengenal NetWorking (Windows 3.11).

Setelah berkembang cukup lama akhirnya Microsoft memperkenalkan Sistem Operasi hibrida 16-Bit/32-Bit yang dikenal dengan nama Windows 95. Banyak perubahan dari Windows versi sebelumnya, yaitu : Windows 95 memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, mendukung Plug and Play, mendukung penamaan yang panjang, memiliki beberapa fasilitas seperti : Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.

Generasi penerus dari Windows 95 adalah Windows 98 dimana Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan ringkas seperti USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual Device Driver dengan Windows Driver Model. Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga sudah memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia.

Perkembangan selanjutnya adalah Windows ME, tidak ada yang spesial dari Windows ME selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan pada era Windows ME sudah banyak pengguna rumahan yang memakainya. Windows ME pun akhrinya digantikan dengan Windows NT yang sudah mendukung arsitekstur x86 (80×86) , Intel IA64 dan AMD64 (x64) serta mendukung grafis 32-Bit. Windows NT sebenarnya dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan Windows NT juga banyak digunakan dalam jaringan komputer. Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT maupun FAT-32.

Selanjutnya Windows NT berkembang menjadi Windows 2000 banyak fitur tambahan diantaranya : Active Directory, Image Preview, Browser Internet Explorer v6, DirectX dan Open GL, Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya. Setelah generasi Windows NT munculah Windows XP yang menawarkan banyak perubahan, mempunyai banyak fitur dan performa yang semakin mengingkat. Bisa dikatakan Windows XP merupakan Windows yang paling laris dan digandrungi oleh pengguna PC maupun perangkat PC bergerak (Mobile). Seiring dengan kebutuhan akan networking maka Microsoft Corporation mengeluarkan Sistem Operasi yang berkonsentrasi pada jaringan, yaitu : Windows Server 2003. Bisa dibilang Windows Server 2003 adalah reinkarnasi dari Windows NT.

Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003 ini salah satunya adalah diperkenalkannya platform .Net. Diperkenalkan juga fitur Domain Controller Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service (WINS), Microsoft IIS, dan lain sebagainya. Microsoft pun melanjutkan perkembangan Sistem Operasi dengan Windows Vista (Longhorn), ini merupakan revolusi dari Windows XP. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan dengan performa, dibuktikan dengan adanya fitur : AERO, Sidebar, dan lain sebagainya.

Windows Vista juga menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP, karena pada Windows Vista diperkenalkan adanya Windows Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista juga sudah mengenal IPv6, DirectX versi terbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Perkembangan selanjutnya adalah transisi dari Windows Server 2003 menjadi Windows Home Server yang ditujukan sebagai File Server untuk rumahan. Windows Server juga mengenalkan beberapa teknologi yaitu : Headless Operation (Server tidak membutuhkan monitor atau keyboard untuk memanjemen perangkat), Kontrol jarak jauh, Pemantauan kesehatan komputer, Sharing dan Streaming.

Generasi berikutnya ditandai dengan munculnya penggabungan Sistem Operasi Windows Vista dengan Windows Server, yaitu Windows Server 2008. Fitur Windows Vista dan Windows Server digabung menjadi satu padu untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan End-User. Selanjutnya Windows Server 2008 berkembang menjadi Windows Server 2008 R2. Versi terakhir Sistem Operasi besutan Windows adalah Windows 7, Windows 7 dirilis untuk menggantikan kekurangan Windows XP dan kelebihan Windows Vista. Boleh dikatakan jikalau Windows 7 adalah fusi dari Windows XP dan Windows Vista, tidak seperti pada Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista.

5)      Mac OS (Macintosh Operating System)

Mac OS atau Macintosh Operating System adalah Sistem Operasi yang dibuat oleh Apple Computer khusus untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel dengan komputer berbasis IBM. MAC OS merupakan Sistem Operasi pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI).

6)      OS/2 (Operating System/2)

Sistem Operasi OS/2 ini dibuat secara bersama-sama oleh International Bussiness Machine Corporation dan Microsoft Corporation, untuk digunakan pada komputer IBM sebagai pengganti Sistem Operasi DOS. Kata OS/2 adalah singkatan dari Operating System/2, Sistem Operasi ini didesain agar dapat menggunakan kemampuan penuh dari Mikroprosessor Intel 80286 , termasuk diantaranya adalah Modus terproteksi (Protected Mode), mampu menjalankan tugas secara Simultan, serta mendukung Memori Virtual, dengan tetap mempertahankan kompatibilitas dengan banyak perangkat lunak MS-DOS yang beredar saat itu.

7)      Palm OS

Palm OS (dikenal juga sebagai Garnet OS) adalah suatu sistem operasi mobile yang awalnya dikembangkan oleh Palm, Inc untuk perankat PDA pada tahun 1996. Perusahaan ini sendiri didirikan pada tahun 1992 dan bermarkas di Sunnyvale, California, Amerika Serikat. Palm OS dirancang untuk perangkat yang ease of use dengan user interface touchscreen berbasis grafis. Didalamnya telah disediakan suite aplikasi dasar untuk manajemen informasi pribadi. Beberapa tahun kemudian platform diperluas sehingga dapat mendukung smartphone dan PDA phone.

Setelah membeli Palm merek dagang Palm oleh ACCESS yang kemudian mengganti namanya menjadi Garnet OS. Pada tahun 2007, ACCESS memperkenalkan penerus ke Garnet OS, dengan nama Access Linux Platform pada tahun 2009 lalu. Dalam sebuah PDA, OS Palm dipaketkan dengan address book, jam, catatan, menu sinkronisasi (sync), viewer dan aplikasi keamanan.

Secara umum tugas-tugas dari sistem operasi adalah sebagai berikut.

  • Mengatur User interface,  yaitu bagaimana antara komputer dan pengguna bisa saling berinteraksi.
  • Mengoordinasikan perangkat keras / hardware denga perangkat lunak / software yang terdapat pada komputer
  • Mengatur bagaimana perangkat lunak bisa masuk dalam memori.
  • Mengatur cara penyimpanan dan pengambilan data pada media penyimpanan.
  • Mengelola semua sumber daya sistem pada komputer dan lain-lain.
  1. Bahasa      Pemrograman
    Bahasa pemrograman merupakan instruksi dan aturan yang tertuang dalam bentuk kode-kode yang diberikan pada komputer untuk melaksanakan suatu tugas. Manusia memberikan instruksi yang dimengerti oleh komputer melalui bahasa pemrograman, dan komputer akan menerjemahkannya.
    Berbicara masasalah software pemrograman ini, saya mempunyai pengalaman membuat salah satu Program ATM Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia untuk lebih jelasnya silahkan anda kunjungi sini : Program ATM Bank Mandiri
    Bedasarkan levelnya bahasa pemrograman dibagi menjadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut.

    • Low Level Language, merupakan bahasa tingkat rendah atau bahasa mesin. Contoh low level language adalah sebagai berikut.
      1. Machine code, merupakan kode yang disimpan dalam bentuk angka biner (0 dan 1) di mana angka biner tersebut berfungsi menyimpan instruksi yang diperlukan oleh mesin.
      2. Assembly code, merupakan kode untuk mempresentasikan machine code ke dalam komputer. Assembly code ini akan diubah menjadi machine code melalui bahasa assembler.
    • Middle Level Language, merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah. Contoh middle level language adalah bahasa C dan C++. Bahasa C dan C++ merupakan compiler untuk membuat aplikasi interfacing komputer maupun microcontroller.
    • High Level Language, merupakan bahasa tingkat tinggi di mana struktur maupun tata bahasa dalam penulisan program mudah dipahami oleh manusia. Contoh high level language adalah sebagai berikut : Basic, Pascal, FORTRAN, COBOL, dan Prolog.
  1. Utility Software

merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dalam sistem komputer. Seperti membantu pengoperasian mesin dalam komputer di antaranya mempersiapkan pemakaian media disk, membuat duplikat (copy file), membuat atau menghapus proteksi (keamanan) suatu sistem software, memperbaiki bagian file pada disk yang rusak, menguji kebenaran kinerja dari komputer, dan lain-lain.Contohnya : WinRar, Scandisk, Disk Defragmenter, Norton Ghost, Tune Up Utilites, Advanced System Care, CC-Cleaner, dll.

  1. Perangkat Lunak Atau Software Aplikasi (Application Software)
    Perangkat lunak aplikasi (application software) merupakan program yang dibuat atau dirancang untuk menyelesaikan suat aplikasi tertentu. Selain perangkat lunak sistem, sebuah komputer juga membutuhkan perangkat lunak aplikasi yang berfungsi untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu yang membantu pengguna dalam kegiatan sehari-hari.

    Pada Saat ini banyak perangkat lunak aplikasi yang tersedia dalam bentuk paket-paket program. Progam ii banyak dibuat oleh perusahaan software dan bisa dibeli bebas di toko-toko penjualan software. Program aplikasi ada banyak macamnya yaitu saya kasih contoh : Microsoft Office Word, Software Desain Kaos dan Jaket, Excel, Power Point, CorelDraw Graphics Suite, Adobe Photoshop, Software ERP Indonesia, AutoCAD, MYOB Accounting, Macromedia Freehand, Microsoft Access, Internet Download Manager 6.19 Build 3 Terbaru 2014, Visual Basic, Microsoftt Visual Foxpro,dll.

Software komputer terbagi menjadi 5:

  1. Software berbayar (licence)
  2. Software gratis (Freeware)
  3. Software gratis (Open-source)
  4. Software berbagi (shareware)
  5. Software iklan/spam (adware)

1.      Software Berbayar (lisence)

Software berbayar (licence) adalah software komputer yang didistribusikan secara komersil atau berbayar. Ciri Software jenis ini adalah adanya kewajiban untuk mengisi kode aktivasi yang didapatkan melalui pembelian dengan developer / pembuat software yang bersangkutan agar dapat menggunakan software tersebut. Terdapat juga diantaranya yang memberikan masa ujicoba gratis (trial) untuk menggunakan software yang bersangkutan.biasanya paling banyak yang berbayar adalah software bisnis

2.      Software Gratis (freeware)

Pengertian software gratis adalah perangkat lunak tersebut dibagikan secara cuma-cuma tanpa mewajibkan pengguna untuk membeli software tersebut serta dapat digunakan untuk jangka waktu juga dengan hak distribusi yang tak terbatas. Software yang termasuk dalam kategori freeware antara lain seperti browser Mozilla Firefox, Opera, CCleaner, Smadav, WinRar dll. Pertanyaan yang kerap muncul dibenak pengguna adalah mengapa mereka mendistribusikan software tersebut secara cuma-cuma? Lalu apa untungnya buat mereka?

Pada umumnya developer atau pembuat software gratis tersebut juga menyediakan versi berbayar lainnya yang menambahkan fitur yang tak terdapat pada versi gratis nya. Namun adakalanya pembuat yang ‘murni’ hanya menyediakan versi gratis nya. Kendati demikian pada umumnya mereka tetap memperoleh keuntungan berupa donasi dari pengguna yang tersebar diseluruh penjuru dunia. Selain itu mereka juga mendapatkan keuntungan lain dari sponsorship atau banner yang memasangkan iklan pada situs mereka. seperti salah satu situs Agen Bola Promo 100% SBOBET IBCBET Casino Poker Tangkas Online dari winenlose.com yang saat ini mempunyai software atau program permainan poker yang terbaru dan tercanggih 2014, dan tidak semua agen bola dan poker online memiliki software atau program secanggih punya winenlose.com tersebut.

3.      Software Gratis (open source)

Pengertian Software open source hampir sama dengan software freeware. Yang membedakan adalah pada software open source pihak pembuat / developer turut menyediakan source code atau keseluruhan bahasa pemrograman yang menciptakan software tersebut hingga berjalan. Dengan demikian, bahasa pemrograman tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengguna lainnya -khususnya bagi programmer- untuk memodifikasi, mengurangkan atau menambahkan source code yang bersangkutan untuk dikembangkan lebih lanjut untuk digunakan sendiri maupun didistribusikan kembali secara bebas dan gratis!

4.      Software Berbagi ( Shareware )

Pengertian Software Shareware adalah software yang bebas digunakan namun dibatasi oleh jangka waktu tertentu (trial). Beberapa software shareware  bukti pembayaran anizan juga terdapat limitasi pada penggunaan fitur khusus yang terdapat didalamnya sehingga software shareware ini dapat didownload dan dipergunakan secara gratis melalui situs resmi mereka namun setelah batas waktu yang ditentukan selesai, maka software tersebut tidak akan dapat digunakan lagi. Contoh Software Shareware pada umumnya adalah program antivirus, software grafis, software riset dll.

5.      Software iklan / spam ( Adware )

Pengertian Software dalam kategori ini dapat dibedakan menjadi 2: Adware dan Trojan Adware. Bila anda pernah menggunakan program Messenger dari Microsoft tentunya pernah melihat adanya banner atau pop-up yang muncul pada saat software Messenger tersebut dijalankan. Software tersebut memanfaatkan ruang yang tersedia untuk dipasangkan iklan promosi dsb. Dalam tahap yang wajar, banner tersebut hanya muncul diprogam dan saat-saat tertentu.

Pada kategori yang kedua, software iklan tersebut dapat pula berbentuk Trojan Adware yang terinstal secara diam – diam di komputer atau bahkan situs yang “tidak bersih”. Software yang terinstal secara diam-diam dikomputer tersebut cukup berbahaya karena dapat mengganggu kinerja komputer anda karena software tersebut dapat menyamarkan dirinya dalam bentuk software antivirus, registry cleaner atau bahkan pesan promosi lainnya yang bila di klik akan tertuju pada situs mereka. Untuk menghindari software yang masuk kedalam kategori ini umumnya antivirus saat ini sudah dapat mendeteksi serta memblokirnya.

7F36661B1BD17325BAAEE4887BE0C90C